Aku diberitahu semburat Batang-batang kecil itu tak akan bisa buatku sekarat Lebih-lebih yang sekarang Hanya serupa permen mentol ra...

Kematian Kesekian (M-E-R-O-K-O-K M-E-M-B-U-N-U-H-M-U)



Aku diberitahu semburat
Batang-batang kecil itu tak akan bisa buatku sekarat
Lebih-lebih yang sekarang
Hanya serupa permen mentol rasa buah gampang hilang
Bikin melarat

Lewat depan rumahmu senja lalu
Tiga anak mengeja huruf-huruf balok
Di tembok bangunan lawas
'M-E-R-O-K-O-K M-E-M-B-U-N-U-H-M-U'
Diulang tak sampai jeda lima putaran
Lalu para pria kecil mendebat pelafalan
Mencari maksud dan aku dengar

Sayang aku jadi pemikir kematian, ngger
Sebelum dua kata itu dilafalkan banyak manusia
Bertubi-tubi kematian telah lebih dulu menjelma
Lewat lampu-lampu kehabisan daya
Laju roda yang berhenti kehabisan bensin

Termasuk kau
Yang mendadak kehilangan ruang cengkrama
Kehilangan jarak dan rindu
Kehabisan peluh

Termasuk aku
Yang memilih kehilangan sepi
Menoleh ke jalanan bising dan pengar
Kehilangan putusan-putusan penting lain
Kehilangan adab berontak, ketaksukaan

Sampai aku dan kau menemui akhirnya
Lupa bahwa kita pernah mati berkali-kali
Sebelum melafal dua kata yang jadi mengendap di gendangmu
Sebelum menyenggamai batang-batang berasap mentol
Sebelum mengenalmu dan berbotol Iceland

Sebelum menua
Kita telah bolak balik mati muda...

24 Oktober 2018

0 komentar:

Nota Kelinci Nota-nota itu berbaris menunggu dibaca orang-orang penting negeri dongeng Banyak yang mengaku telah membaca tap...

Nota-nota Kelinci



Nota Kelinci

Nota-nota itu berbaris menunggu dibaca orang-orang penting negeri dongeng
Banyak yang mengaku telah membaca tapi lupa apa-apa yang terbaca atau sengaja scroll ke bawah tanpa iba

Seperti cerita seekor anak kelinci, melompat dari satu cerita menuju cerita yang lainTapi? tak ada yang peduli pada apa yang ia lakukan
Semua memandangnya dengan tanpa pertimbangan, tanpa pertanyaan, tanpa rasa penasaran

Anak kelinci tidak mengerti
Manusia membangun karakter buruk baik kepadanya, tanpa ada perumusan yang dalam
Hanya sukur membuat si anak kelinci nampak tidak punya daya utuk mencari definisi atas dirinya, lelakunya

Cerita ini menjadi sama tak berarti
Ketika menemui kedangkalan pengarang dalam mengaspirasi karakter tokoh dalam ceritanya

Cerita semacam ini akan jadi jemu
Tidak menarik karena tidak ada rasa ingin tahu pembaca terhadap kisah si anak kelinci

Yang ternyata ia hidup dalam sangkar
Tidak punya sanak, bahkan orangtua
Sendiri dalam pencarian dan ketakseimbangan diri
Nasibnya dipertaruhkan 

Kepada pengarang nakal yang tak punya rumusan sopan
Mereka tak punya dalih lain, selain pencair keuntungan atau laba suapan
Tak ada lagi peduli, iba, bahkan rasa memiliki.

Tulungagung, 18 Desember 2017

Nota Pertama
Kebanyakan nota kubuat samar
Biar laporan pertanggungjawaban tidak terwujud
Biar mereka dibuat pusing
Dan aku menang atas ketiadaberdayaan mereka

Aku tidak suka cinta
Rasanya pahit dengan campuran lemon yang asam
Bahkan serbuk kopi pun akan hanyut olehnya
Aku cinta yang tidak ingin suka kepada cinta

Lalu nota-nota kubuat tanpa cinta
Baladanya terkotak-kotak epik
Alurnya tidak sesuai penanggalan masehi atau bulan
Dan cerita kita sampai akhir
Meski tidak pernah dimulai.

Tulungagung, 15 Februari 2017, 06;20


Nota Ketiga
Manusia yang mendengungkan kebebasan tengah bersua
Dihadapan secangkir expresso, dan aceh gano
Sedang lain larut bersama butir-butir es batu
Disiram cairan coklat memabukkan
Es cappuccino, katanya.
Dini hari,
Para manusia itu melingkar
Menempati liang-liang baru dengan gugusan tim yang beda
Puluhan dan ratusan kali mereka bertemu
Tapi jiwa mereka, pikiran mereka, adalah baru.
Tulungagung, 18 Februari 2017, 02;39
#Morfo_Biru

0 komentar:

Rindu...? Cinta dan politik praktis sama-sama keji, Koes Mengambil celah, kuasa Menyayat banyak hati Memeri sedikit, kecuali luka ...

Rindu...?


Rindu...?

Cinta dan politik praktis sama-sama keji, Koes
Mengambil celah, kuasa
Menyayat banyak hati
Memeri sedikit, kecuali luka

Kau juga, Koes
Rindu masih tunduk pada apa-apa, gugatanmu
Peran menguntungkan
Sedang kita jadi makin asing, beda alasan
Sampai titikmu nurani bukan tujuan

Jadi kita jelas, Koes
Tak perlu saling temu
Sebab ketidakmampuan menafsiri r-i-n-d-u
Biar kau dengan kekasih-kekasihmu
Sedang aku kukuti lakon sang dalang
Menguliti kebinatangan.

Tulungagung, 2018

0 komentar:

Kenalin_

My photo
Gadis yang Ingin Mati Muda. Sedang Menempuh Pendidikan S2 di UIN Sunan Kalijaga. Konsentrasi Islam dan Kajian Gender.