Morfo Biru – Rayap tanah adalah salah
satu jenis rayap yang paling sering menyerang rumah dan bangunan di Indonesia.
Banyak pemilik rumah baru menyadari keberadaannya setelah terjadi kerusakan
pada kusen, plafon, atau bahkan fondasi.
Padahal,
rayap tanah terkenal sebagai perusak nomor satu karena mereka mampu bergerak
jauh dari sarangnya dan menyerang berbagai material berbahan kayu.
Apa Itu Rayap Tanah?
Rayap
tanah (subterranean termites) adalah jenis rayap yang hidup dan berkembang biak
di dalam tanah. Mereka membutuhkan kelembapan tinggi untuk bertahan hidup,
sehingga selalu membangun jalur khusus dari tanah menuju sumber makanan,
terutama kayu.
Rayap
tanah memiliki koloni besar dan sangat agresif dalam mencari sumber makanan,
sehingga kerusakannya sering lebih cepat dibanding rayap kayu kering.
Jika
kamu menemukan jalur tanah seperti terowongan kecil menempel di dinding,
tembok, atau kayu, itu tanda kuat bahwa rayap tanah sedang aktif.
![]() |
| unsplash - aman tanpa rayap |
Penyebab Utama Rayap Tanah Bersarang di Rumah
1. Kelembapan
yang Tinggi
Iklim
Indonesia yang tropis dan lembap membuat rumah lebih rentan terhadap rayap
tanah. Mereka sangat menyukai area lembap, seperti:
●
Tanah basah dekat pondasi
●
Pipa bocor
●
Ruangan yang minim ventilasi
●
Area kamar mandi atau dapur
Kelembapan
membantu rayap bertahan dan membangun koloni dengan cepat. Saat menemukan area
lembap di rumahmu, mereka akan mudah menetap dan berkembang.
2. Kayu yang
Langsung Bersentuhan dengan Tanah
Banyak
rumah di Indonesia masih menggunakan kayu untuk struktur tertentu, seperti
tiang teras, rangka atap, atau lapisan kusen. Kesalahan yang sering terjadi
adalah peletakan kayu yang terlalu dekat atau bahkan bersentuhan langsung
dengan tanah.
Rayap
tanah dapat dengan mudah naik dan masuk ke kayu tanpa terlihat. Dari sinilah
mereka membuat koloni baru dan merusak bagian dalam rumah.
3. Retakan
pada Pondasi dan Dinding
Pondasi
atau dinding yang retak dapat menjadi jalur masuk rayap tanah. Celah kecil bagi
manusia mungkin tidak terlihat, tetapi bagi rayap, itu adalah akses ideal
menuju sumber makanan.
Mereka
bisa membangun terowongan tipis lewat retakan tersebut dan masuk ke bagian
rumah tanpa terlihat dari luar. Bila tidak diperbaiki, retakan ini akan terus
menjadi pintu masuk bagi rayap.
4. Area
Sekitar Rumah Kurang Terawat
Lingkungan
rumah yang penuh daun kering, pot kayu lembap, atau tumpukan barang bekas dapat
menjadi magnet bagi rayap tanah. Mereka mencari tempat yang gelap dan lembap
untuk membangun koloni. Misalnya:
●
Tumpukan kardus
●
Tanah basah yang tidak pernah
dibersihkan
●
Pot bunga yang jarang dikuras
●
Sisa kayu konstruksi
Ketika
koloni sudah mapan di area sekitar rumah, mereka akan mulai bergerak masuk ke
dalam rumah dan menyerang kayu.
5. Pipa atau
Instalasi Bocor
Kebocoran
kecil yang dibiarkan dapat menciptakan kelembapan tinggi di sekitar dinding
atau lantai. Ini membuat rayap tanah tertarik untuk membuat jalur dari tanah
menuju area tersebut.
Banyak
kasus rayap ditemukan dekat kamar mandi, wastafel, atau area cuci karena sering
terjadi rembesan air yang tidak terlihat.
6. Ventilasi
Kurang Baik
Udara
yang tidak bergerak membuat ruangan menjadi lembap. Rayap tanah sangat menyukai
tempat seperti ini. Contoh area yang rentan:
●
Gudang
●
Lemari yang jarang dibuka
●
Dasar rumah (void)
●
Area bawah lantai kayu
Ventilasi
yang buruk sering menjadi faktor yang membuat rayap betah tinggal di rumah.
7. Pemilihan
Material Kayu yang Tidak Tahan Rayap
Tidak
semua jenis kayu memiliki ketahanan alami terhadap rayap. Beberapa perabot atau
bagian rumah menggunakan kayu yang belum melalui proses perlindungan. Hal ini
membuat rayap lebih mudah menyerang.
Jika
kamu menggunakan kayu murah tanpa perlakuan anti-rayap, risiko serangan akan
lebih tinggi, terutama pada rumah di daerah lembap.
Tanda-Tanda
Rayap Tanah Bersarang di Rumah
Kamu
perlu waspada jika menemukan tanda berikut:
●
Jalur tanah menempel pada dinding
atau kayu
●
Kayu terasa kopong saat diketuk
●
Cat dinding menggelembung
●
Banyak serbuk kecil berwarna gelap
●
Sayap rayap berjatuhan di dekat
jendela
Semakin
cepat dikenali, semakin mudah penanganannya.
Cara
Mencegah Rayap Tanah Bersarang di Rumah
Mencegah
rayap tanah bersarang di rumah memerlukan langkah proaktif, dimulai
dengan memastikan area rumah tetap kering melalui perbaikan pipa yang bocor,
pengaturan ventilasi yang baik, serta penggunaan exhaust fan di area yang
lembap.
Selain
menjaga kelembapan, sangat penting untuk menghindari kontak langsung antara
kayu dan tanah dengan menggunakan alas beton atau pelapis khusus pada struktur
bangunan.
Kebersihan
area luar rumah juga harus rutin dijaga dengan membuang daun kering,
menyingkirkan sisa kayu bekas, serta merapikan tumpukan kardus yang bisa
menjadi sumber makanan mereka.
Langkah
perlindungan lebih lanjut dapat dilakukan dengan menutup setiap retakan atau
celah kecil pada pondasi dan dinding menggunakan semen atau sealant, serta
selalu memprioritaskan penggunaan kayu yang telah diproses dengan cairan anti-rayap,
baik untuk perabot maupun struktur utama bangunan.
Mengapa Perlu
Memanggil Profesional Seperti Pestigo?
Rayap
tanah bukan jenis rayap yang bisa ditangani dengan cara biasa. Mereka memiliki
koloni besar dan jalur yang sulit dijangkau. Tanpa teknik dan bahan khusus,
rayap bisa kembali dalam waktu singkat.
Layanan
seperti Pestigo menawarkan:
●
Inspeksi menyeluruh
●
Teknologi modern untuk mengatasi
rayap tanah
●
Treatment aman untuk keluarga dan
hewan peliharaan
●
Perlindungan jangka panjang
●
Penanganan cepat untuk rumah
maupun area komersial
Jika
kamu menemukan tanda-tanda awal rayap, memanggil Pestigo lebih aman
daripada mencoba menanganinya sendiri.
Jika
kamu menemukan indikasi rayap atau ingin melakukan pencegahan, layanan
profesional seperti Pestigo bisa membantu menjaga rumah maupun bangunan
tempat usahamu tetap aman dalam jangka panjang.
Melakukan
tindakan sekarang jauh lebih hemat dibanding memperbaiki kerusakan besar di
kemudian hari. Rumah dan bisnis kamu pantas mendapatkan perlindungan terbaik.[]



0 Comments